Tag: cedera olahraga

Cedera Olahraga : Pengertian, Penyebab, dan Jenisnya

Ketika sedang berolahraga kita rawan mengalami cedera. Apalagi, jika kita kurang berhati-hati dalam melakukan gerakan tertentu. Cedera olahraga ini adalah hal yang sangat umum dialami oleh beberapa orang di Indonesia, khususnya para atlet. Lalu apa itu sebenarnya cedera olahraga? Apa saja faktor penyebabnya? Dan apa saja jenis-jenis yang paling umum? Yuk, langsung saja simak pembahasannya di bawah ini!

Pengertian cedera olahraga

Merupakan cedera yang rawan terjadi ketika seseorang sedang melakukan olahraga tertentu. Ketika olahraga kita harus mengerahkan berbagai upaya untuk membuat tubuh kita bergerak secara aktif. Terkadang, kurangnya slot gacor pemanasan atau kesalahan melakukan gerakan olahraga tertentu akan membuat tubuh kita jadi cedera.

Secara umum, olahraga ini dapat dibagi menjadi dua yakni cedera kronis dan cedera akut. Cedera Akut adalah rasa sakit yang tiba-tiba menyerang anggota tubuh atau ketidakmampuan bagian tubuh tertentu untuk bergerak dengan leluasa. Sementara itu, cedera kronis biasanya disebabkan karena masalah adanya dari waktu ke waktu yang semakin memburuk dan biasanya disebabkan karena adanya kerusakan pada sendi, otot, atau tendon.

Cedera yang ringan biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Sementara itu, cedera berat biasanya membutuhkan penanganan khusus seperti bedah atau operasi.

Penyebab Cedera Olahraga

Sesuai dengan namanya, cedera olahraga ini diakibatkan karena aktivitas olahraga tertentu. Bisa terjadi sewaktu-waktu dalam satu waktu, atau terjadi dalam waktu perlahan dan berulang yang pada akhirnya akan menimbulkan cedera kronis.

Karena itulah, untuk menghindari cedera olahraga ini. Kamu disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu, tidak memaksakan diri terutama jika tubuhmu belum terbiasa dengan olahraga yang berat, dan meningkatkan intensitas olahragamu secara perlahan. Mulai dari yang ringan sampai ke intensitas yang lebih tinggi.

Beberapa kondisi fisik juga dapat meningkatkan potensi terjadinya cedera. Contohnya saja orang yang mengalami kaki datar, tapak kaki yang terlalu tinggi, bengkok tulang, kaki berbentuk O atau X, dan berbagai kondisi lainnya. Karena itulah, untuk meminimalisir terjadinya cedera olahraga ini kamu harus berhati-hati ketika sedang berolahraga. Sekolah untuk tetap fokus dan tidak teralihkan.

Beberapa Jenis Cedera Olahraga yang Paling Umum

Berikut ini ada beberapa jenis cedera olahraga yang paling umum :

Cedera Pada Pergelangan Kaki

Salah satu jenis cedera yang cukup umum adalah terkilir atau keseleo. Terkilir ini dapat disebabkan karena aktivitas peregangan yang berlebihan atau adanya robekan pada ligamen. Rekaman sendiri merupakan jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan satu tulang dengan tulang yang lain.

Pergelangan kaki ini kerap mengalami cedera ini karena merupakan tempat bertemunya tiga tulang.  Biasanya ketika seseorang berlari pada jalanan yang kondisi permukaannya tidak rata, seperti berlubang, atau batu-batuan yang menonjol maka ia akan lebih berpotensi untuk keseleo.

Ketika terkilir, cobalah untuk mengistirahatkan kaki Anda terlebih dahulu. Kompres dengan air es untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

Cedera Pada Tulang Kering

Cedera pada tulang kering ini ditandai dengan timbulnya nyeri di sepanjang betis dan tulang kering bagian atas. Cedera tulang kering atau yang kerap disebut sebagai shin splints ini dapat terjadi ketika adanya peradangan pada otot di area tersebut. Umumnya, seseorang bisa terkena cedera ini ketika ia tengah berlari atau melompat. Dan potensinya akan meningkat ketika kamu ansietas latihan olahraga muka secara tiba-tiba. Contohnya ketika kamu jalan santai kemudian kamu tiba-tiba berlari.

Hal lain yang dapat menyebabkan cedera ini adalah karena penggunaan sepatu yang tidak tepat apa ketika berlari menuruni/menaiki jalanan yang menanjak.

Nyeri Pinggang

Tapi sering dialami ketika seseorang melakukan olahraga angkat beban, tenis, bisbol, golf,  ataupun bersepeda. Nyeri ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, nilai dari syaraf kejepit, robekan pada tendon atau otot, dan herniated disk. Nyeri pinggangnya juga dapat diakibatkan karena seseorang melakukan olahraga yang melebihi kapasitas kemampuan tubuhnya.

Cedera Bahu

Di bahu, ada empat otot besar yang memiliki fungsi untuk menopang dan menjaga sendi-sendi bahu. Karena itulah, bahu menjadi salah satu bagian tubuh yang rawan cedera. Terutama ketika kamu melakukan berolahraga seperti push up, badminton, dan olahraga lainnya yang menggunakan bahu sebagai tumpuan.

Kram Otot

Jenis cedera olahraga yang kerap dialami ketika seseorang tidak melakukan pemanasan yang cukup sebelum melakukan berbagai olahraga. Kram ini dapat terjadi di bagian tubuh manapun. Ketika seseorang terkena kram otot, maka ia akan kesulitan untuk menggerakkan bagian tubuh yang terserang selama beberapa detik atau beberapa menit. Kram otot ini bisa jadi sangat berbahaya jika menyerang ketika seseorang sedang berenang.

Cedera Lutut

Lebih sering mengintai atlet olahraga sepak bola, basket, voli, lari, dan cabang atletik lainnya yang menggunakan lutut sebagai tumpuan. Cedera lutut ini dapat ditandai dengan adanya rasa nyeri pada tempurung lutut disertai dengan bunyi retakan/patahan.

Dalam beberapa kasus yang cukup berat, tulang di bagian lutut juga bisa mengalami pergeseran. Apalagi, jika atlet kecelakaan yang cukup fatal.

Cedera Siku

Lebih sering mengintai atlet-atlet yang menggunakan siku sebagai tumpuan aktivitas olahraganya. Cedera siku ini dapat diakibatkan karena peradangan pada otot dan tendon yang sering digunakan untuk melakukan gerakan berulang dan untuk menahan beban. Ketika mengalami cedera siku ini, kamu mungkin akan merasa kesakitan ketika menggerakkan atau mengangkat lengan dan tangan.

Cedera Tendon Achilles

Jenis cedera yang menyerang bagian tendon atau urat otot di sepanjang tumit hingga betis. Olahraga seperti jenis olahraga atletik, sepak bola, bola voli, dan bola basket akan meningkatkan potensi terkena cedera tendon achilles ini.

Cedera Hamstring

Merupakan cedera yang ditandai dengan adanya sensasi nyeri seperti otot tertarik pada bagian belakang paha. Hamstring sendiri adalah 4 otot yang berjajar di sepanjang paha belakang.

Cedera olahraga ini juga dapat terjadi pada siapapun, terlebih para atlet atau kamu yang baru mulai berolahraga. Cedera ini juga dapat terjadi akibatnya kurangnya pemanasan, melakukan gerakan olahraga yang tiba-tiba, dan otot yang kelelahan.

Untuk menangani cedera ini, kamu bisa mengompresnya dengan air es di area yang terserang.

Gegar Otak

Jenis cedera olahraga yang sangat berat dan harus segera ditangani oleh tenaga medis. Gegar tak dapat terjadi karena adanya trauma/benturan keras di kepala yang mengakibatkan adanya pendarahan dalam tengkorak kepala.

Para penderita gegar otak akan mengalami beberapa gejala seperti,  pusing, mual dan muntah, mata berkunang kunang, daya penglihatan berkurang, dan hilangnya kesadaran. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, hal ini mungkin akan berbahaya.

Itulah beberapa jenis cedera olahraga yang umum ditemui. Untuk meminimalisirnya, sebaiknya kamu melakukan pemanasan terlebih dahulu memilih jenis olahraga yang sesuai dengan kapasitas tubuhmu.